Lembaran demi lembaran tak terbuka lagi
tak ada yang sudi membacaku lagi
Pena yang biasa temani ku kini tak tahu kemana..?
adakah dia masih merindukanku ?
masih teringat saat dia menari nari menulis syair-syair indah padaku
membuatku merasa diperlukan .. ku juga masih ingat ketika masih ada yang membuka lembaranku
dan terbahak-bahak membaca lelucon yang ter toreh pada lembaranku , menangis tersedu seduh melihat dalamnya derita yang tersirat pada lembaranku ... kini semua hilang .. aku hanya sebuah buku yang di makan lapuk .. buku tua yang usang .. tak ada yang sudi membuka lembaranku lagi .. tak ada yang sudi membacaku lagi , biarlah kusimpan kenangan itu hinggak aku habis dimakan oleh rayap-rayap yang selalu menghampiriku.
Sistematika Penulisan Skripsi “Bidang Kajian Rekayasa Perangkat Lunak”
10 tahun yang lalu





